Sejarah Sup, Menu Wajib Catering Pernikahan

Saat musim dingin tengah dialami di Eropa, sedangkan beberapa wilayah Asia diguyur hujan. Cuaca yang dingin menjadikan masyarakat butuh asupan makanan yang menghangatkan, salah satu andalannya tentu saja sup.

Setiap negara, bahkan setiap daerah, punya ciri khas pada sajian sup. Makanan satu ini kerap dijadikan menu catering pernikahan. Tapi tahukah Anda bagaimana sup pertama kali ditemukan?

Ribuan tahun lalu manusia belum mengenal alat masak, apalagi wadah untuk merebus air. Sekira 9.000 tahun yang lalu, diperkirakan manusia sudah menggunakan wadah tahan air yang terbuat dari tanah liat atau kulit binatang. Kemudian satu jenis sup pertama diperkirakan dtemukan pada 6000 SM atau 8.000 tahun yang lalu.

Sup berasal dari bahasa Prancis yakni soupe, suppa dan bahasa latin klasik suppare yang artinya adalah merendam. Dahulu, yang dijadikan bahan untuk membuat sup adalah roti. Roti kemudian direndam dalam kuah kaldu yang dimaksudkan untuk menyumbang kandungan karbohidrat.

Pada abad ke-17, sup disajikan dengan roti panggang atau yang sekarang dikenal dengan sebutan crouton. Dulu sup dimakan langsung menggunakan roti panggang, kuah kental pada sup dijadikan bahan cocolan kala menikmati roti panggang. Tetapi sekarang sup disantap dengan sendok.

Sup dengan berbagai isian premium adalah santapan para bangsawan, sementara golongan miskin hanya menyantap basic soup saja sebagai makan malam. Semakin ke sini, sup banyak disajikan tanpa roti.

Sup berkuah kaldu bening mulai popular di awal abad 18. Sup jenis ini jadi makanan yang tren saat itu, kalangan atas menganggap sup berkuah bening ini adalah sajian yang modis.

Kini sup semakin berkembang jenisnya. Berbagai bahan isian, bumbu serta rempah sering dimasukkan dalam sup. Rasanya juga lebih kompleks dan pastinya bisa dipilih sesuai selera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *